Perayaan belajar Kurikulum Merdeka, siswa SD Muhammadiyah Sapen menyelenggarakan pameran hasil karya dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), yang disesuaikan dengan diferensiasi peserta didik. Kegiatan Pameran Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) Pelaksanaan Kurikulum Merdeka dilaksanakan di Kompleks Perguruan SD Muhammadiyah Sapen, Senin (28/11).
“Melalui kegiatan yang bertemakan Gaya Hidup Berkelanjutan dan topik Pemanfaatan Limbah Plastik menjadi Produk Kreatif Kelas diharapkan dapat mengembangkan karakter peserta didik yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, mandiri, dan kreatif", ungkap Agung Rahmanto. Agung menambahkan pameran perayaan belajar proyek P5 merupakan hasil karya pembelajaran yang menekankan pada proses saat peserta didik mengikuti orientasi, kontekstualisasi aksi, dan refleksi.
Pameran diikuti oleh semua siswa kelas I dan IV dengan menampilkan karya masing-masing kelas yaitu karya yang terbuat dari pengolahan limbah plastik seperti tas, bingkai cermin, vas bunga, tempat sampah, rak absen, tempat pensil, dan hiasan-hiasan dinding di kelas. Semua karya ditampilkan dengan sangat menarik. Pameran juga dimeriahkan dengan penampilan kreatifitas siswa yang mengusung konsep 3 R (Reduce, Recycle, dan Reuse), dan ramah lingkungan.
Pameran dikunjungi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Budi Santoso Asrori, S.E., M.Si., Penyuluh Lingkungan Hidup dan Analis Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Yogyakarta, Kepala SD Muhammadiyah Sapen, tenaga pendidik dan kependidikan beserta siswa-siswi kelas I dan IV SD Muhammadiyah Sapen.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta, Budi Santoso Asrori sangat mengapreasi kegiatan pameran P5. “SD Muhammadiyah Sapen dapat memfasilitasi diferensiasi peserta didik dengan sangat baik melalui kegiatan pameran P5. Melalui kegiatan ini, kreativitas peserta didik dapat tereksplor”, Ungkapnya.
Terpisah, Muntoha, koordinator P5 SD Muhammadiyah Sapen menyampaikan bahwa kegiatan P5 ini disesuaikan dengan diferensiasi peserta didik dan bertujuan untuk memanfaatkan dan mengolah limbah plastik menjadi produk kreatif kelas yang memiliki nilai artistik dan nilai jual.
“Tujuan dari kegiatan ini adalah memanfaatkan limbah plastik yang ada di SD Muhammadiyah Sapen untuk diolah menjadi produk kreatif kelas oleh siswa SD Muhammadiyah Sapen. Kegiatan ini memiliki manfaat yang sangat banyak, salah satunya menjadikan SD Muhammadiyah Sapen bebas sampah, dan siswa SD Muhammadiyah Sapen juga memiliki nilai karakter peduli terhadap lingkungan serta dapat mengolah sampah menjadi produk kreatifitas yang bisa bernilai jual.” ujar Muntoha, koordinator P5 SD Muhammadiyah Sapen.
Muntoha berharap melalui pameran P5 ini, siswa-siswi SD Muhammadiyah Sapen dapat meningkatkan kreatifitas dan lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya. “Harapan kami dari projek ini adalah siswa SD Muhammadiyah Sapen menjadi pelajar yang peduli terhadap sampah, ketika mereka melihat ada sampah di sekitar mereka, mereka peduli, kemudian produk sampah tadi dijadikan sebagai hasil kreatif yang bisa dimanfaatkan dan dijadikan sebagai sebuah karya bernilai ekonomi yang sangat menarik oleh masyarakat maupun lingkungan di sekitar sekolah”, pungkasnya.
Dengan diadakan pameran ini diharapkan dapat meningkatkan kreatifitas siswa. Siswa juga lebih mencintai kelestarian alam sekitar dengan cara memanfaatkan barang bekas yang dapat menimbulkan masalah lingkungan menjadi karya yang bernilai jual, pungkasnya.